Wednesday, June 13, 2012

Pengolahan Basisdata: Membuat Relasi Antar Tbael Pada Database MySql


·       Mendesain sebuah database penjualan
o   Relasi
1.      barang ( kodebarang , kodejenis, barcode namabarang, hargajuakl, hargabeli, diskon)
2.      beli ( nomorbeli , tanggal, carapembayaran, statusbayar, dikon, kodesupply)
3.      detailbeli ( nomorbeli, kodebarang, harga, qty,diskon)
4.      detailjual (nomorjual, kodebarang, harga, qty, dikon)
5.      jenisbarang (kodejenis , namajenis, keterangan)
6.      jual (nomorjual , tanggal, carapembayaran, statusbayar, diskon, kodepelanggan  )
7.      pelanggan (kodepelanggan , namapelanggan, alamat, notelp, jenispelanggan)
o   Tabel Relasi
 
  • ·         Membuat  database sesuai dengan desain.
    ·          
    Untuk membuat database mySql dibutuhkan sebuah sqlServer, bisa menggunakan Wamp. Selain itu dibutuhkan sebuah browser (Mozilla firefox) untuk mengoprasikan phpmyadmin.
    Hidupkan wamp dan buka browser,ketikkan http://localhost/phpmyadmin pada address bar. Pertama kita buat database dengan nama “penjualan”:
    ----
    Kedua, setelah database telah dibuat,selanjutnya membuat table yang sesuai dengan desain di atas. Contohnya membuat table “barang”: 
     ---
    Berikutnya kita membuat field pada tabel ‘barang’ Pada contoh ini, dimisalkan untuk field ‘kodebarang’ kita buat sebagai primary key.
    ---
    Satu hal yang terpenting, pastikan bahwa tabel yang di buat ini harus bertipe ‘INNODB’. Karena hanya dengan tipe INNODB lah, kita bisa membuat foreign key, relasi dan referential integrity. Untuk membuat tabel bertipe INNODB, pilih pada bagian ‘Storage Engines’ yang terdapat di bagian bawah panel membuat tabel.  
    ----
      Setelah diset field dan storage engine nya sebagai INNODB, barulah kita  bisa simpan tabel ‘barang’ nya.
    Setelah sukses membuat table barang, kita lanjutkan membuat table yang berikutnya. Langkahnya sama seperti saat membuat table barang. Untuk field yang akan dijadikan sebagai foreign key ,maka harus di“index”.  Contohnya saat membuat table beli , field kodesupply merupakan foreign key,
    ---
    Setelah semua table dibuat,selanjutnya adalah membuat relasi antar table. Langkah berikutnya adalah, kita mengeset relasi antara kedua tabel yang dihubungkan dengan field ‘kodejenis’. Adapun caranya adalah, klik pada tabel ‘barang’ seperti gambar di bawah ini  
    ---
    Lalu, klik pada bagian ‘Relation View’ seperti tampak pada gambar berikut ini
    ---
    Karena field ‘kodejenis’ dalam tabel ‘barang’ ini akan direlasikan terhadap field ‘kodejenis’ pada tabel ‘jenisbarang’ (sebagai tabel master) maka selanjutnya kita set relasinya seperti gambar di bawah ini.  
    ---
    Untuk membuat relasi yang lain bsa menggunakan cara sperti diatas.
    Apabila kolom ON DELETE d isi dengan CASCADE, jika data pada tabel master dihapus maka data yang berada pada tabel lain namun berelasi dengan tabel master tersebut akan ikut hilang. 
    Dan apabila ON UPDATE di isi dengan CASCADE,jika data pada tabel master diubah maka data yang berada pada tabel lain namun berelasi dengan tabel master tersebut akan ikut berubah.
Selamat Mencoba ^_^


Anda ingin mencari refrensi dan contoh program lengkap ? Kami ada. Sekarang Anda bisa mencari Relasi Tabel di situs ini : http://www.bunafitkomputer.com. Koleksi program lengkap di sana, proyek PHP dan MySQL, juga jQuery dan Framework. Bukunya juga ada.

Membangun Relasi Antar Database

Relational database merupakan model database yang tepat untuk kebutuhan aplikasi modern. Model database ini memberikan kemudahan bagi aplikasi untuk memanipulasi data dan mudah untuk membuat aplikasi yg scallable.

Relational database mendasarkan strukturnya pada tabel yang terdiri dari baris dan kolom. Sebuah kolom memiliki satu type data. Semua data dalam tabel berkorelasi satu sama lain atau terdiri dari satu topik. Sementara baris merupakan satu set data yang merelasikan data pada kolom. Selain itu pada tabel juga harus ada satu atau lebih primary key yang memiliki nilai yang unik untuk tiap data pada kolom. Untuk membangun struktur database yang baik, kita perlu untuk mengetahui konsep relasi data, normalisasi data.

Normalisasi data
Tujuan utama dari normalisasi data adalah untuk mencegah kehilangan data dan struktur database yang tidak baik. Normalisasi dilakukan menurut aturan tertentu, yaitu aturan normal form. Ada tiga aturan normal form
 
1. Bentuk pertama
Bentuk pertama mengisyaratkan bahwa sebuah tabel harus:
  • tidak memiliki data yang sama pada kolom
  • pada satu cell hanya dapat diisi satu data
  • semua data pada satu baris harus berbeda.
2. Bentuk kedua
  • harus dalam bentuk pertama.
  • Primary key pada tabel harus tergantung pada primary key lain dalam satu tabel.

Pada gambar diatas terdapat dua primary key. Data pada kolom AuthLN, ada yang sama yaitu Proulx. Struktur ini diperbolehkan karena data pada satu kolom tidak sama.

3. Bentuk ketiga
  • harus pada bentuk kedua.
  • Data harus tergantung pada primary key dan tiap data pada kolom independent satu sama lain.

Pada data diatas, BookID merupakan data yang unik dan semua data pada kolom lain tergantung pada BookID. Jika tidak terdapat BookID, maka jelas tidak ada BookTitle dan Copiright. Sementara pada kolom ChineseSign, tergantung pada data pada kolom Copyright. Sehingga ini melanggar syarat bentuk ketiga. Untuk mengatasi ini kita perlu memecah tabel tersebut menjadi dua tabel, dengan ChineseSign terpisah pada tabel kedua, bentuk relasinya adalah sebagai berikut:

Relasi Data
melerelasikan data bertujuan untuk menjaga data agar tetap pada bentuk normal seperti yang disyarakatkan diatas. Terdapat tiga bentuk relasi data:

1. one to one
satu data pada tabel hanya dapat berelasi dengan satu data pada pada tabel lain, dan sebaliknya. Relasi data yang mungkin adalah:

model relasi ini biasanya digunakan jika kita ingin memisahkan data pada satu tabel yang memiliki terlalu banyak kolom.

2. one to many
satu data pada tabel dapat memiliki relasi lebih dari satu data pada tabel lain dan sebaliknya untuk relasi many to one.
Pada relasi diatas terdapat diga tabel, yaitu Authors, AuthorBook, dan Books. Karea tiap author dapat menulis lebih dari satu buku, maka relasi yang ada antara tabel author dan authorbook adalah one to many. Sementara data pada authorbook hanya dapat mereferensi satu data pada tabel author. Karena sebuah buku dapat ditulis lebih dari satu author, maka relasi yang ada untuk tabel Books dan AuthorBook adalah one to many.

3. many to many
relasi many to many memungkinkan data pada suatu tabel berlasi lebih dari satu data pada tabel yang lain, dan sebaliknya. Relasi ini hanya logical dan secara fisik tidak dapat diimplementasikan.

Pada relasi diatas, relasi many to many dibuat dengan membuat satu tabel ketiga yang menghubungkan kedua tabel yang akan direlasikan, dalam hal ini adalah AuthorBook. Tabel ketiga ini memiliki primary key dari kedua tabel yang ingin direlasikan. Untuk data diatas, bentuk relasinya secara fisik mirip dengan one to many.

Membuat Model Data
sebelum mengimplementasikan database secara fisik, kita harus membuat hubungan database secara logical. Kemudian berdasarkan susunan tersebut kita implementasikan dengan menggunakan berbagai SQL statement. Untuk dapat membuat relasi data secara logical, kita harus mengerti tentang tabel, kolom, type data, primary key, dan relasi antar data. Berikut dicontohkan model database:


Pada model data diatas, terdapat tiga tabel utama dengan dua tabel sebagai penghubung. Primary key merupakan nama kolom diatas garis, sementara yg lain adalah kolom biasa. FK mengindikasikan foreign key, yaitu primary key dari suatu tabel yang ada pada tabel yang lain.

Untuk membuat relasi seperti diatas, kita harus bisa menganalisa data yang diperlukan sesuai kebutuhan sistem. Paling tidak ada empat hal yang harus diperhatikan saat membua relasi data:
  1. Identifikasi berbagai properti entitas data meliputi tabel dan kolom yang diperlukan.
  2. Lakukan normalisasi data ke dalam bentuk normal.
  3. Identifikasi hubungan yg harus ada pada data.
  4. Memperbaiki relasi data secara keseluruhan, sehingga normalisasi dapat berjalan sempurna.
Mengidentifikasi Entitas Data
entitas data merupakan sebuah set dari data yang berelasi, secara eksplisit diwakilkan dengan tabel. Entitas dalam sebuah database memiliki attribute yang diwakilkan dengan kolom. Pendefidefinisian enttitas dan attribute mengikuti kebutuhan sistem yang tentu sesuai permintaan user. Berikut disajikan entitas yang disusun berdasarkan kebutuhan yang ada:










dari objek diatas, dapat kita bagi mejadi beberapa bagian yang mana satu bagian tersebut berisi attribute yang saling berelasi:


Normalisasi Data
Object yang telah dikategorikan menjadi tabel dan kolom, perlu diidentifikasi type data yg tepat untuk tiap kolom dan relasi yang ada meliputi primary key dan foreign key. Kita bahkan perlu mempertimbangkan apakah kita akan menambahkan kolom atau tabel lagi untuk melakukan normalisasi. Berikut adalah hasil normalisasi dari object yang telah dikategorikan:


sementara pertimbanga untuk menentukan primary key dan foreight key adalah value yang unik untuk tiap kolom. Untuk tabel author, nilai yang unik adalah AuthID, yang mana data ini merupakan tambahan. Pemberian nama kolom untuk keseluruhan attribute juga harus konsisten, dengan mengikuti aturan berikut:
  • boleh berisi huruf dan angka atau huruf saja, tidak boleh hanya angka.
  • Dapat mengandung underscore.
  • Tidak boleh mengandung titik, backslash dan forwardslash.
Identifikasi Relasi Data
dibawah ini disajikan relasi data pada tabel. Seperti yang telah diketahui sejak awal, relasi ini dibuat sebuai kebutuhan sistem. Jika menurut kenbutuhan sistem, seorang author dapat menulis lebih dari satu buku, maka relasi antara tabel authors dan books adalah many to many. Relasi yang ada pada tabel books dan publisher juga many to many.

Memperbaiki Model Data
pada tahap ini perbaikan pada model data dilakukan dengan menyempurnakan normalisasi. Hal ini dicapai dengan menambahkan satu tabel sebagai tabel konjungsi. Tabel ini berisi foreign key yang merupakan Primary Key dari tabel yang akan dihubungkan. Misal kita ingin menghubungkan tabel Authors dan Books, perlu dibuat satu tabel konjungsi dengan nama “AuthorsBooks”. Relasi yang ada antara author dan authorsbooks adalah one to many, begitu juga relasi antara books dengan authorsbooks adalah one to many. Hal ini juga dilakukan untuk menghubungkan antara tabel Books dengan tabel Publishers.



Anda ingin mencari refrensi dan contoh program lengkap ? Kami ada. Sekarang Anda bisa mencari Relasi Tabel di situs ini : http://www.bunafitkomputer.com. Koleksi program lengkap di sana, proyek PHP dan MySQL, juga jQuery dan Framework. Bukunya juga ada.

Pengenalan Relasi Tabel Database

Relasi adalah hubungan antara tabel yang mempresentasikan hubungan antar objek di dunia nyata. Relasi merupakan hubungan yang terjadi pada suatu tabel dengan lainnya yang mempresentasikan hubungan antar objek di dunia nyata dan berfungsi untuk mengatur mengatur operasi suatu database. Hubungan yang dapat dibentuk dapat mencakup 3 macam hubungan, yaitu : 

One-To-One (1-1)
Mempunyai pengertian "Setiap baris data pada tabel pertama dihubungkan hanya ke satu baris data pada tabel ke dua". Contohnya : relasi antara tabel mahasiswa dan tabel orang tua. Satu baris mahasiswa hanya berhubungan dengan satu baris orang tua begitu juga sebaliknya.


contoh relasi one-to-one


One-To-Many (1-N)
Mempunyai pengertian "Setiap baris data dari tabel pertama dapat dihubungkan ke satu baris atau lebih data pada tabel ke dua". Contohnya : relasi perwalian antara tabel dosen dan tabel mahasiswa. Satu baris dosen atau satu dosen bisa berhubungan dengan satu baris atau lebih mahasiswa.
contoh relasi one-to-many


Many-To-Many (N-M)
Mempunyai pengertian "Satu baris atau lebih data pada tabel pertama bisa dihubugkan ke satu atau lebih baris data pada tabel ke dua". Artinya ada banyak baris di tabel satu dan tabel dua yang saling berhubungan satu sama lain. Contohnya : relasi antar tabel mahasiswa dan tabel mata kuliah. Satu baris mahasiswa bisa berhubungan dengan banyak baris mata kuliah begitu juga sebaliknya.




Anda ingin mencari refrensi dan contoh program lengkap ? Kami ada. Sekarang Anda bisa mencari Relasi Tabel di situs ini : http://www.bunafitkomputer.com. Koleksi program lengkap di sana, proyek PHP dan MySQL, juga jQuery dan Framework. Bukunya juga ada.

Cara Membuat Foreign Key, Relasi Tabel dan Referential Integrity di phpMyAdmin


Sebagai contoh misalkan kita akan membuat database ‘perpustakaan’ yang di dalamnya terdapat 2 buah tabel yaitu ‘buku’ dan ‘kategori’.

Di dalam tabel ‘buku’ terdapat field: ‘id’ untuk menunjukkan nomor identitas buku, ‘title’ yang menunjukkan judul buku, ‘author’ sebagai pengarang, dan ‘idcategory’ yang menunjukkan nomor id kategori dari buku. ID Category buku ini nanti akan direlasikan dengan ID kategori yang terdapat dalam tabel ‘kategori’.

Adapun field yang ada dalam tabel ‘kategori’ adalah: ‘idcategory’ dan ‘namacategory’.
Dalam perancangan database, field ‘idcategory’ yang terdapat dalam tabel ‘buku’ dinamakan foreign key atau kunci tamu. Selain itu pada kedua tabel di atas juga terdapat relasi yaitu antara field ‘idcategory’ yang ada pada kedua tabel tersebut.

Nah… sekarang kita akan membuat foreign key, relasi tabel dan referential integrity untuk kedua tabel di atas langsung menggunakan phpMyAdmin.
Pertama, kita buat database ‘perpustakaan’ terlebih dahulu



mysql phpmyadmin

Kedua, setelah database sudah dibuat, selanjutnya kita bisa membuat tabelnya. Kita akan membuat tabel ‘kategori’ terlebih dahulu

mysql phpmyadmin

Berikutnya kita membuat field pada tabel ‘kategori’ Pada contoh ini, dimisalkan untuk field ‘idcategory’ kita buat sebagai auto increment.

mysql phpmyadmin

Satu hal yang terpenting, pastikan bahwa tabel yang Anda buat ini harus bertipe ‘INNODB’. Karena hanya dengan tipe INNODB lah, kita bisa membuat foreign key, relasi dan referential integrity. Untuk membuat tabel bertipe INNODB, silakan pilih pada bagian ‘Storage Engines’ yang terdapat di bagian bawah panel membuat tabel.

mysql phpmyadmin

Setelah diset field dan storage engine nya sebagai INNODB, barulah Anda bisa simpan tabel ‘kategori’ nya.
Tabel ‘kategori’ sudah sukses kita buat, selanjutnya kita bisa membuat tabel ‘buku’ nya. Adapun caranya hampir sama dengan sebelumnya.

mysql phpmyadmin

Field-field tabel kita buat juga seperti tabel sebelumnya. Di sini diasumsikan bahwa field ‘idbuku’ kita gunakan auto increment).
Karena field ‘idcategory’ dalam tabel ‘buku’ akan kita jadikan foreign key, maka kita harus buat field tersebut sebagai INDEX. Perhatikan tanda lingkaran merah pada gambar berikut ini

mysql phpmyadmin

Oya… jangan lupa jadikan tabel ‘buku’ sebagai INNODB dengan memilihnya pada bagian ‘Storage Engine’.
Langkah berikutnya adalah, kita mengeset relasi antara kedua tabel yang dihubungkan dengan field ‘idcategory’. Adapun caranya adalah, klik pada tabel ‘buku’ seperti gambar di bawah ini

mysql phpmyadmin

Lalu, klik pada bagian ‘Relation View’ seperti tampak pada gambar berikut ini

mysql phpmyadmin

Karena field ‘idcategory’ dalam tabel ‘buku’ ini akan direlasikan terhadap field ‘idcategory’ pada tabel ‘kategori’ (sebagai tabel master) maka selanjutnya kita set relasinya seperti gambar di bawah ini.

mysql phpmyadmin

OK deh… selesai sudah cara membuat foreign key, relasi tabel dan referential integrity MySQL dengan phpMyAdmin. Dengan demikian, Anda tidak perlu susah-susah menghapalkan perintah SQL untuk membuat ketiga hal tersebut.
Silakan dicoba sendiri ya. Mudah-mudahan bermanfaat.

Source : http://blog.rosihanari.net/cara-membuat-foreign-key-relasi-tabel-dan-referential-integrity-di-phpmyadmin/


Anda ingin mencari refrensi dan contoh program lengkap ? Kami ada. Sekarang Anda bisa mencari Relasi Tabel di situs ini : http://www.bunafitkomputer.com. Koleksi program lengkap di sana, proyek PHP dan MySQL, juga jQuery dan Framework. Bukunya juga ada.

Pengolahan Database - Relasi Antar Table Pada Database

1. LANDASAN TEORI

MySQL adalah salah satu contoh software/paket DBMS yang sangat populer. Kepopuleran MySQL dimungkinkan karena kemudahannya untuk digunakan, cepat secara kinerja query, dan mencukupi untuk kebutuhan database perusahaan-perusahaan skala menengah-kecil.


 MySQL merupakan DBMS yang bersifat client-server dan multi user. Maksudnya adalah ada software MySQL yang berjalan sebagai client, dan adapula yang berjalan sebagai server. Server berfungsi untuk memberi layanan atas permintaan yang dilakukan oleh Klien. Ada banyak user yang bisa mengakses database server secara bersamaan melalui program klien.

1. Tabel data dua dimensi yang memiliki nama
  • Tabel terdiri dari baris dan kolom
  • Tidak semua tabel adalah relation
2. Syarat Relasi
  • Setiap relation memiliki nama unik
  • Setiap attributenya atomic (tidak multivalued, tidak composite)
  • Setiap baris adalah unik (tidak ada dua baris dengan isi seluruh kolomnya sama)
  • Attributes (kolom) dalam tabel memiliki nama unik
  • Urutan baris atau kolom tidak relevan
3. Primary key adalah kolom (atau gabungan beberapa kolom) yang menjadi identitas unik tiap-tiap baris pada sebuah relation.
4. Foreign key adalah kolom (atau gabungan beberapa kolom) yang merupakan primary key pada relation (tabel) lain

2. PERMASALAHAN
  • Mendesain sebuah database penjualan. ( Tabel: pelanggan, jual, beli, detailjual, detailbeli, barang,jenisbarang, suplier )
  • Membuat sebuah database penjualan menggunakan mySQL sesuai dengan desain.
  • Membuat relasi antar table.
  • Mengisi data pada setiap table.
3. PEMBAHASAN
Mendesain sebuah database penjualan
  • barang ( kodebarang , kodejenis, barcode namabarang, hargajuakl, hargabeli, diskon)
  • beli ( nomorbeli , tanggal, carapembayaran, statusbayar, dikon, kodesupply)
  • detailbeli ( nomorbeli, kodebarang, harga, qty,diskon)
  • detailjual (nomorjual, kodebarang, harga, qty, dikon)
  • jenisbarang (kodejenis , namajenis, keterangan)
  • jual (nomorjual , tanggal, carapembayaran, statusbayar, diskon, kodepelanggan )
  • pelanggan (kodepelanggan , namapelanggan, alamat, notelp, jenispelanggan)
Membuat database sesuai dengan desain.
Untuk membuat database mySql dibutuhkan sebuah sqlServer, bisa menggunakan Wamp. Selain itu dibutuhkan sebuah browser (Mozilla firefox) untuk mengoprasikan phpmyadmin.

Hidupkan wamp dan buka browser,ketikkan http://localhost/phpmyadmin pada address bar. Pertama kita buat database dengan nama “penjualan”:


 Kedua, setelah database telah dibuat,selanjutnya membuat table yang sesuai dengan desain di atas. Contohnya membuat table “barang”:



 Berikutnya kita membuat field pada tabel ‘barang’ Pada contoh ini, dimisalkan untuk field ‘kodebarang’ kita buat sebagai primary key.
 
Satu hal yang terpenting, pastikan bahwa tabel yang di buat ini harus bertipe ‘INNODB’. Karena hanya dengan tipe INNODB lah, kita bisa membuat foreign key, relasi dan referential integrity. Untuk membuat tabel bertipe INNODB, pilih pada bagian ‘Storage Engines’ yang terdapat di bagian bawah panel membuat tabel.
Setelah diset field dan storage engine nya sebagai INNODB, barulah kita bisa simpan tabel ‘barang’ nya.
Setelah sukses membuat table barang, kita lanjutkan membuat table yang berikutnya. Langkahnya sama seperti saat membuat table barang. Untuk field yang akan dijadikan sebagai foreign key ,maka harus di“index”. Contohnya saat membuat table beli , field kodesupply merupakan foreign key,
Setelah semua table dibuat,selanjutnya adalah membuat relasi antar table. Langkah berikutnya adalah, kita mengeset relasi antara kedua tabel yang dihubungkan dengan field ‘kodejenis’. Adapun caranya adalah, klik pada tabel ‘barang’ seperti gambar di bawah ini
Lalu, klik pada bagian ‘Relation View’ seperti tampak pada gambar berikut ini
Karena field ‘kodejenis’ dalam tabel ‘barang’ ini akan direlasikan terhadap field ‘kodejenis’ pada tabel ‘jenisbarang’ (sebagai tabel master) maka selanjutnya kita set relasinya seperti gambar di bawah ini.
Untuk membuat relasi yang lain bsa menggunakan cara sperti diatas.


Anda ingin mencari refrensi dan contoh program lengkap ? Kami ada. Sekarang Anda bisa mencari Relasi Tabel di situs ini : http://www.bunafitkomputer.com. Koleksi program lengkap di sana, proyek PHP dan MySQL, juga jQuery dan Framework. Bukunya juga ada.

Sistem Informasi Akademik Fakultas Ilmu Komputer

Database Relational pada Sistem Informasi Akademik Fakultas Ilmu Komputer Universitas Sriwijaya


1. Pendahuluan

Pada bagian ini anda akan belajar tentang prinsip dasar dalam merancang database

relasi, karena jenis database ini yang paling banyak dipakai saat ini. Perancangan

database model hirarki dan jaringan sudah mulai ditinggalkan, karena

ketidakmampuannya dalam mengakomodasi berbagai persoalan dalam suatu sistem

database.

Merancang database merupakan hal yang sangat penting, karena disini anda akan

menentukan entity, attribut, relasinya dan konsep lainnya dalam suatu sistem database,

sehingga hasil rancangan tersebut memenuhi kebutuhan anda akan informasi untuk saat

ini dan masa yang akan datang.

Ada tiga langkah dalam merancang database, yaitu :

  1. Perancangan Database Konseptual (Conceptual Database Design)
  2. Perancangan Database Logik (Logical Database Design)
  3. Perancangan database Fisik (Physical Database Design)

2. Perancangan Database Konseptual

Perancangan secara konsep merupakan langkah pertama dalam merancang database.

Sesuai dengan namanya, pada tahap ini anda hanya menentukan konsep-konsep yang

berlaku dalam sistem database yang akan di bangun.

Dalam tahap ini, setidaknya anda harus mengetahui :

  1. Prosedur kerja secara keseluruhan yang berlaku pada sistem yang sedangberjalan.
  2. Informasi (output) apa yang diinginkan dari database ?
  3. Apa saja kelemahan-kelemahan dari sistem yang sedang berjalan ?
  4. Pengembangan sistem di masa yang akan datang.
  5. Bagaimana tingkat keamanan data saat ini ?
  6. Siapa saja yang terlibat dalam sistem yang sedang berjalan.
  7. Apa saja input yang di perlukan ?


3. Perancangan Database Logic

Perancangan database logik merupakan tahapan untuk memetakan proses

perancangan konseptual kedalam model database yang akan digunakan, apakah model

data hirarki, jaringan atau relasi.Perancangan database secara logik ini tidak tergantung

pada DBMS yang digunakan, sehingga tahap perancangan ini disebut juga pemetaan

model data

4. Mencari informasi

Informasi yang dibutuhkan sebagai berikut
·         Daftar Peserta Mata Kuliah (DPMK) : daftar per-mata kuliah yang memuat semua nama mahasiswa yang mengambil mata kuliah tersebut pada rencana studi-nya di awal semester.
·         Daftar Nilai Akhir (DNA) : daftar per-mata kuliah yang memuat nama semua mahasiswa yang mengambil matakuliah tersebut disertai kode nilai yang akan dilingkari oleh dosen pengasuh di-akhir semester.
·         Kartu Hasil Studi (KHS) atau Rapor: print-out untuk setiap mahasiswa dimana termuat hasil studi mahasiswa tersebut untuk setiap matakuliah yang di-ikuti-nya, disertai IPS (indeks prestasi semester)

5. Mendefinisikan Entity Yang Dibutuhkan

Apabila ketiga informasi diatas telah diteliti maka selanjutnya adalah mendefinisikan entity.
Entity adalah sesuatu yang mudah diidentifikasi dengan mudah dari suatu sistem
database, bisa berupa objek, orang, tempat, kejadian atau konsep yang
informasinya akan disimpan. Hal-hal yang terlibat dalam suatu sistem database
dapat dijadikan entity.
Maka secara sederhana, anda dapat menentukan tiga entity utama yang terlibat
dalam proses kegiatan akademik, yaitu :
1. Entity Mahasiswa, berfungsi untuk menyimpan data mahasiswa.
2. Entity Dosen, berfungsi untuk menyimpan data dosen.
3. Entity Ruang kuliah, untuk menyimpan data ruang kuliah.
4. Entity Jurusan, untuk menyimpan data jurusan.
5. Entity Matakuliah, untuk menyimpan data matakuliah.
6. Entity Prasyarat, untuk menyimpan data Prasyarat Matakuliah.

6. Penentuan Atribut setiap Entitas Beserta kunci dan isi dari entitas

7. Relasi antar entitas atau tabel



Source : http://blog.unsri.ac.id/awamtm/ejournal/database-relational-pada-sistem-informasi-akademik-fakultas-ilmu-komputer-universitas-sriwijaya/mrdetail/59138


Anda ingin mencari refrensi dan contoh program lengkap ? Kami ada. Sekarang Anda bisa mencari Relasi Tabel di situs ini : http://www.bunafitkomputer.com. Koleksi program lengkap di sana, proyek PHP dan MySQL, juga jQuery dan Framework. Bukunya juga ada.